Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Alasan Terpuruk Prabowo Subianto Menjadi Menteri Pertahanan | DuniaSaja.com


DUNIASAJA.COM-Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, disingkat Kemhan RI, adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan pertahanan. Kementerian Pertahanan dipimpin oleh seorang Menteri Pertahanan yang sejak 23 Oktober 2019 dijabat oleh Prabowo Subianto. 

Elektabilitas Prabowo Subianto yang terjun bebas dikomentari pengamat politik Ubedilah Badrun. Pemicunya disebut lantaran jabatan Menteri Pertahanan yang dipegang Prabowo.

Seperti Yang diketahui bersama, baru-baru ini lembaga survei IPO telah membeberkan bahwa bapak Prabowo hanya menempati urutan ke-5 dengan angka 7,8 persen. 

“Pertama, citra Prabowo menurun drastis sejak bergabung ke pemerintahan menjadi Menteri Pertahanan (Menhan),” ujarnya kepada GenPI.co, Kamis (19/8).

Pendapat dari bapak Ubedilah, telah terjadi penurunan kepercayaan dari masyarakat terhadap bapak Prabowo dan prestasinya sebagai Menhan belum menjual atau mendorong elektabilitasnya.

“Selain itu, Prabowo juga terlihat tidak seintensif Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menggunakan media sosial,” tuturnya. 

Dirinya lantas menilai pemilih Prabowo banyak yang bergeser ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Karena Anies seolah hadir mewakili aspirasi rakyat yang kecewa pada Prabowo,” tandasnya.

Di sisi lain, pengamat politik Dedi Kurnia Syah juga menilai hal yang serupa dengan Ubedilah, dirinya beranggapan bahwa elektabilitas prabowo menurun sejak menjabat sebagai menhan.

“Prabowo miliki trend elektabilitas menurun sejak bergabung dengan kabinet,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, kondisi tersebut bisa disimpulkan bahwa banyak simpatisan Prabowo menarik diri dari pendukungnya.

“Terutama pemilih di luar Gerindra,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Dedi, kelompok pemilih kontra pemerintah memindahkan pilihannya pada Anies.

“Jadi, saat ini tokoh kontra pemerintah pusat adalah Anies, dan posisi ini dulu ditempati Prabowo. Penurunan itu juga terkait dengan persentasi kekecewaan pada publik pada kinerja pemerintah,” tandasnya. (*)-dikutip dari GenPl.co


(SH)

Post a Comment

0 Comments

NEGOSIASI DAN MANAJEMEN KONFLIK | DuniaSaja.com