Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Kisah Sukses Dari Dorong Gerobak Sampai Menjadi Seorang Pengusaha Es Chokles Sukses | Duniasaja.com


DUNIASAJA.COM
-Setiap hari kerahkan kemampuan yang terbaik, nah kemampuan terbaik itu membutuhkan sebuah usaha dan kerja keras maka jadi pengusaha jangan cengeng.

Rehan merupakan seorang alumni sarjana pertanian yang sekarang menjadi seorang ouner atau seorang pengusaha es coklat chokles dan memulai usahanya pada tahun 2012 setelah lulus dari kuliah dan membuat kf.

KF yang pertama kali di buat oleh rehan tidak sembarang kf bahannya atau produk yang di jual berasal dari ide rehan sendiri yang ada saat bangku perkuliahan hasilnya pertama buat kf bangkrut.

Dikarenakan keilmuan tentang marketing dan pasar belum dimiliki oleh rehan, membuat KF yang ke dua bangkrut lagi, membangun KF yang ke tiga kalinya bangkrut lagi.

Hal yang membuat rehan daya ungkit dan momentum nya naik butuh semangat dan daya Juang yang tinggi, yaitu ketika rehan sedang membuat KF di hianati oleh teman tim nya sendiri yang kerja dengan rehan melain yang kerja tidak yang kerja tetap rehan sendiri, singkat cerita bangkrut lagi.

Ada teman yang ngajak usaha kembali dan menjadi maklar dadakan dan bangunan kf bersih dengan skpator cuma tersisa satu gerobak dulu, nah satu grobak itulah yang di jadikan oleh rehan sebagai tempat usaha yang didalamnya dulu ada es coklat dan sekarang menjadi es chokles.

Rehan mendorong gerobak dari tahun 2014-2015 sebari menghilangkan rasa gengsi melihat orang tertawa di kanan kiri biarkan saja karena rehan mencari rezeki yang halal.

Ketika saat kf rehan ambruk disitu lah anak pertama rehan lahir sehingga rehan melakukan sebuah sumpah kepada Allah SWT untuk tidak akan menelantarkan istri,anak dan keluarga nya sehingga membuat semangat rehan bergebu-gebu dan berjualan terus menerus tidak mengenal panas, dingin dan hujan.

Hari pertama rehan berjualan dengan grobak tidak ada laku hari kedua tidak laku juga hari ketiga tidak laku juga juga, kemudian rehan meminta restu kepada ibunya tiba-tiba tidak ada angin dan hujan pembeli banyak yang datang.

Ketika pembeli datang mereka tidak tahu apa yang sebenarnya rehan jual, akan tetapi tertarik aja dengan belender dan bahan yang di jual, di bilang mas grobaknya unik pasti jualan nya juga asik, "rehan menjawab ya pak emang jualan saya asik pak saya berjualan es chokles pak" ujar rehan di lansir dari Chanel Yutub CapCapung.

Setelah rehan buatkan coklat nya kepada salah seorang pembeli, seorang pembeli itu berkata mas esnya enak sekali ini bisa di jual lebih luas lagi, nah dari situ lah kepercayaan pertama datang sehingga membangkitkan semangat rehan untuk membuka cabang lain dan pada tahun 2015-2016 rehan membuka cabang sekitar 16 cabang, dan berkembang sampai Semarang sekitar 19 cabang dan terakhir sampai ke Yogyakarta sekitar 21 cabang es chokles, usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

 
(SH)

Post a Comment

0 Comments

NEGOSIASI DAN MANAJEMEN KONFLIK | DuniaSaja.com